Rabu, Desember 26, 2007


???

Malam beranjak lewati batas, aku masih setia menunggu kantuk

hanya pekat membingkai gelap

Menikmati nyanyian parau burung malam

dingin itu menjadi beku

Perenunganku menyentuh titik terdalam

Ketika ribuan watt tak mampu berikan biasnya, malam membuat manusia menghargai terang

Ketika serasa jengah, penjara membuatku merindukan kebebasan

Tiada bias terang kulihat di belakangku

Tapi tetap kuharap lamat cahaya di depan mampu menuntunku

Rasa tak ingin kutegakkan kepala dari sujudku

Airmata mengisi bejana di sepertiga malam terakhirku

Basah sajadah, Mataku sembab

Dini hari ku hampir berlalu, dan aku masih belum mengantuk

Sabtu, Desember 22, 2007


--Tuhan, aku bimbang--

Tuhan,

Aku di persimpangan

ini ujian atau pilihan?

Tuhan,

Mana petunjuk yang Kau berikan

Aku ingin temukan

Dalam pasti dan kemantapan

Tuhanku, rengkuh aku

aku bimbang, aku limbung

aku tak mampu sendiri

Memikul sakit begitu nyeri

Tuhan,

Engkau saja yang pilihkan

Aku tak mau punya pilihan

Karna aku tak ingin memilih

Karna aku takkan mampu memilih

Tuhan,

Tutuplah persimpangan ini

Agar hanya ada satu jalan

arah yang harus kupilih